Pemeriksaan Kehamilan Tentukan Kualitas Hidup Anak
08 May 2017

Sembilan bulan dalam rahim merupakan masa krusial bagi janin dalam menentukan kualitas hidupnya kelak. Meski berada di kandungan, janin perlu diperlakukan sebagai individu otonom, berbeda dari wanita hamil. Berbagai pemeriksaan pun perlu dilakukan demi membantu proses kehamilan dan janin yang sehat.

Selama kehamilan, ada beberapa jenis pemeriksaan yang harus dilakukan:

Pemeriksaan berat dan tinggi

Dilakukan di masa awal kehamilan untuk menghitung indeks massa tubuh. Wanita dengan indeks massa tubuh berlebih akan memiliki peningkatan risiko selama kehamilan.

Pemeriksaan urin

Dilakukan untuk beberapa tujuan, seperti melihat ada-tidaknya infeksi saluran kemih.

Pemeriksaan tekanan darah

Peningkatan tekanan darah dapat menjadi indikasi adanya keracunan saat kehamilan.

Pemeriksaan darah

Terdapat beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan, yaitu golongan darah, gula darah, dan skrining infeksi. Pada wanita hamil dengan risiko tertentu, dapat dilakukan pemeriksaan tambahan.

Pemeriksaan skrining infeksi

Dilakukan untuk memeriksa ada-tidaknya infeksi, seperti hepatitis atau HIV. Pemeriksaan ini penting untuk penanganan jangka pendek selama kehamilan dan jangka panjang setelah persalinan. Hasil pemeriksaan ini dapat mempengaruhi pertimbangan pemberian obat selama kehamilan, cara persalinan, pemberian ASI, dan lainnya.

Pemeriksaan ultrasonography

Sepanjang kehamilan, setidaknya lakukan tiga kali pemeriksaan USG, yaitu pada:

 11-14 minggu (Trimester Pertama)

Pemeriksaan ini sangat vital dilakukan karena memiliki beberapa tujuan penting, yakni: menentukan usia kehamilan dengan akurat dan taksiran persalinan, mengetahui jumlah janin di dalam kandungan, memastikan kehamilan berada di dalam rahim, hingga mengetahui ada-tidaknya kelainan mayor pada janin. Pada trimester pertama ini juga bisa dilakukan pemeriksaan skrining kelainan kromoson yang digabung dengan pemeriksaan darah.

20 minggu (Skrining Anomali Janin)

Pemeriksaan dilakukan untuk melihat ada-tidaknya kelainan fisik pada janin. Beberapa kelainan fisik yang dapat terdeteksi pada USG minggu ke-20 kehamilan adalah sumbing, kelainan jantung, dan gastrochisis.

36 minggu (Evaluasi Pertumbuhan Janin)

Pada kehamilan tanpa penyulit dan tidak dicurigai adanya masalah, USG sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Walau begitu, USG pada kehamilan lanjut dapat memberikan informasi mengenai perkembangan janin, serta dapat mengetahui kesejahteraan janin sebelum persalinan.

dr. R. Aditya Kusuma, Sp. OG

Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan

RS Pondok Indah - Pondok Indah

RS Pondok Indah - Bintaro Jaya

Berita Terkini
Khitanan Massal RS Pondok Indah Group Di Bintaro Jaya
Tingkatkan Kepedulian Terhadap Kanker Payudara, RS Pondok Indah Selenggarakan Charity Run
RS Pondok Indah Group Apresiasi Dedikasi Para Dokter
RS Pondok Indah, Yayasan Puspita, Dan Perempuan Untuk Negeri Gelar Khitanan Massal Di Cisarua, Bogor
CSR HUT Ke-30 RS Pondok Indah Belajar Cuci Tangan, Belajar Lebih Sehat

RS PONDOK INDAH – PONDOK INDAH & PURI INDAH - TELKOMSEL POIN

Health check up rutin adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan Anda. Mengetahui keadaan atau kondisi tubuh sejak dini menjadi sangat penting. Oleh karena itu, health check up perlu rutin dilakukan minimal setahun sekali. Dapatkan potongan Rp. 500.000,- untuk paket pemeriksaan kesehatan Men / Women / Cardiac Screening di Executive Health Check ...

Vol 36