Tetap Sehat dan Bahagia dengan Diabetes
03 July 2017

Apakah saya tetap bisa melakukan kegiatan seperti orang ‘normal’ lainnya? Apakah saya tetap bisa sehat dan bahagia? Itulah sederet pertanyaan yang sering dilontarkan penyandang baru diabetes. Pertanyaan yang mungkin sering mengusik hari-hari mereka.

Pertanyaan semacam itu wajar, karena yang didengar dan dilihat mengenai penyandang diabetes adalah orang dengan berbagai kelemahan dan keterbatasan akibat komplikasi yang dialaminya. Sebenarnya diabetes atau dikenal sebagai penyakit kencing manis tidaklah menakutkan bila diketahui lebih awal. Dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi timbulnya diabetes berikut komplikasinya, seperti kebiasaan pola makan yang tidak sehat, aktivitas fisik yang kurang, kegemukan, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi, penyakit ini dan komplikasinya bisa dicegah atau dikendalikan. Kesulitan diagnosis timbul karena kadang-kadang diabetes itu datangnya diam-diam dan tidak disadari. Bila kondisi ini dibiarkan, hal itu akan menghanyutkan pasien ke dalam komplikasi diabetes. Oleh karena itu, mengenal tanda-tanda awal penyakit diabetes, mengetahui cara menghadapinya, serta bagaimana mengelolanya merupakan modal untuk tetap sehat dan bahagia dengan diabetes.

Siapa yang Berpotensi Menyandang Diabetes?

Penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan usia, sehingga disebut sebagai penyakit degeneratif. Artinya, semakin bertambah usia, semakin bertambah risiko terkena diabetes. Diabetes juga merupakan penyakit yang jelas ada faktor keturunannya. Tetapi untuk munculnya diabetes, diperlukan faktor lain, yaitu faktor lingkungan berupa gaya hidup yang tidak sehat, makan berlebihan, kurang berolahraga, stres, serta kegemukan.

Komplikasi Dapat Membahayakan Penyandang Diabetes

Yang dikhawatirkan penyandang diabetes sebenarnya bukan diabetesnya, tetapi lebih kepada komplikasinya. Komplikasi timbul bila kendali gula darahnya kurang baik untuk jangka waktu panjang. Kalau sudah terjadi komplikasi, usaha untuk menyembuhkan ke arah normal sangatlah sulit, karena kerusakan yang terjadi umumnya sudah menetap. Melihat besarnya risiko yang dihadapi, wajar bila sebagian orang dengan diabetes merasa terancam secara fisik dan jiwa. Oleh karenanya, usaha pencegahan dini komplikasi diabetes diperlukan dan diharapkan bermanfaat untuk menghindari berbagai hal yang mengkhawatirkan itu.

Menghadapi dan Mengelola Diabetes

Perlu disadari bahwa diabetes itu tidak dapat disembuhkan dan akan ada bersama kita sepanjang usia. Oleh karena itu, kalau kita tetap ingin tetap sehat dan bahagia hidup dengan diabetes, kita harus mengetahui seluk beluk dan perilaku penyakit tersebut sehingga mampu mengendalikannya.

Diyakini bahwa kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama merupakan awal terjadinya komplikasi. Oleh karena itu, tindakan pertama yang harus diupayakan ialah menurunkan kadar gula darah. Di samping itu, perlu juga disadari bahwa dalam mengelola diabetes, tidak berarti hanya mengontrol gula darahnya saja, tetapi juga mengontrol masalah kesehatan lainnya, seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan lainnya.

Tetap Sehat dan Bahagia dengan Diabetes

Banyak orang memandang diabetes hanya dari segi fisik. Padahal untuk penyakit ini, faktor kejiwaan sangat berperan dalam perjalanan penyakit selanjutnya. Pada awalnya, sering orang yang terkena diabetes berusaha menyangkal bahwa dirinya diabetes. Kalaupun menerima, sering disertai rasa marah, takut, frustasi, dan bisa menjadi depresi. Bersikap emosional menghadapi penyakit serius memang wajar, dan pada keadaan tertentu sikap ini bahkan dapat membantu karena orang dengan diabetes menjadi protektif serta berhati-hati.

Dengan memahami problem kejiwaan yang mungkin timbul dan mengetahui cara menghadapi dan mengelola diabetes, penyandang diabetes akan mampu mengubah rasa tak berdaya menjadi rasa percaya diri, sehingga bisa tetap sehat dan bahagia hidup bersama.

Dr. dr. Imam Subekti, Sp. PD-KEMD

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes

 

RS Pondok Indah - Pondok Indah

Berita Terkini
Khitanan Massal RS Pondok Indah Group Di Bintaro Jaya
Tingkatkan Kepedulian Terhadap Kanker Payudara, RS Pondok Indah Selenggarakan Charity Run
RS Pondok Indah Group Apresiasi Dedikasi Para Dokter
RS Pondok Indah, Yayasan Puspita, Dan Perempuan Untuk Negeri Gelar Khitanan Massal Di Cisarua, Bogor
CSR HUT Ke-30 RS Pondok Indah Belajar Cuci Tangan, Belajar Lebih Sehat

RS PONDOK INDAH - PONDOK INDAH - POLIKLINIK MINGGU

Sebagai wujud kepedulian kepada pengguna layanan kesehatan yang membutuhkan keleluasaan dalam hal waktu di luar hari kerja, RS Pondok Indah-Pondok Indah menambah layanan poliklinik terbarunya, yaitu Poliklinik Minggu.  Layanan Poliklinik Minggu: Klinik Anak Klinik Penyakit Dalam Klinik Umum Klinik Rehabilitasi Medik/Fisi...

Vol 36