Penyakit Jantung, Tekan Risikonya Serendah Mungkin
29 September 2017

Saat ini, penyakit jantung menduduki tingkat pertama penyebab kematian, baik di dunia maupun di Indonesia. Kenali faktor risikonya dan jalani gaya hidup sehat sekarang.

Penyakit jantung meliputi jantung koroner, stroke sumbatan, dan pembuluh darah perifer. Penyakit jantung sering terjadi mendadak tanpa ada keluhan sebelumnya. Banyak orang tidak mengetahui bahwa sebelum terjadi serangan, ia sudah mempunyai beberapa faktor risiko serangan jantung.

Orang-orang yang mempunyai faktor risiko inilah yang kemungkinan akan mengalami serangan jantung. Oleh karena itu, mengetahui adanya faktor-faktor risiko sebelum terjadi serangan dan mengatur faktor risiko serendah mungkin merupakan keharusan yang perlu dilakukan sehingga kejadian dan tingkat kematian akibat penyakit jantung dapat diturunkan

Klasifikasi Faktor Risiko

Semakin banyak faktor risiko yang ditemukan pada diri seseorang, semakin tinggi derajat risiko orang tersebut mengalami serangan jantung. Menurut SCORE (Systemic Coronary Risk Evaluation, 2007) yang dimaksud risiko tinggi artinya kejadian kardiovaskular fatal yang akan terjadi dalam waktu 10 tahun ke depan melebihi lima persen. Kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko tersebut.

Kelompok Faktor Risiko Kardiovaskular 

Faktor yang tidak dapat diubah

  • Genetik
  • Umur
  • Jenis kelamin

Faktor yang dapat diubah

  • Merokok
  • Stres/depresi
  • Kurang aktivitas fisik
  • Konsumsi alkohol
  • Kegemukan/obesitas
  • Hiperkolesterol

Menurunkan Faktor Risiko Kardiovaskular

Menurut European Society of Cardiology (ESC, 2007), orang berisiko jantung tetapi tampak sehat harus berusaha konsisten menjalani gaya hidup sehat untuk menurunkan risiko terkena serangan jantung. Hal tersebut bisa dilakukan dengan:

  • tidak merokok
  • memilih makanan sehat (buah dan sayur)
  • latihan rutin dengan aktivitas sedang, minimal selama 30 menit per hari
  • menurunkan berat badan menuju berat badan ideal dengan MI < 25 kg/m
  • hindari pembesaran perut (obesitas sentral) dengan lingkar perut pada pria < 102 cm dan pada wanita < 88 cm
  • menjaga tekanan darah < 140/90 mmhg
  • menjaga kadar total kolesterol < 190mg/dl
  • memiliki kolesterol baik (LDL) < 115 mg/dl
  • menjaga kadar gula darah puasa < 110 mg/dl

Berkurangnya  faktor  risiko merupakan kunci untuk menurunkan kejadian dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Yuk, mulai jalani kebiasaan sehat sekarang.

dr. Winarto, Sp. JP, FIHA

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

 

RS Pondok Indah - Puri Indah

Berita Terkini
Khitanan Massal RS Pondok Indah Group Di Bintaro Jaya
Tingkatkan Kepedulian Terhadap Kanker Payudara, RS Pondok Indah Selenggarakan Charity Run
RS Pondok Indah Group Apresiasi Dedikasi Para Dokter
RS Pondok Indah, Yayasan Puspita, Dan Perempuan Untuk Negeri Gelar Khitanan Massal Di Cisarua, Bogor
CSR HUT Ke-30 RS Pondok Indah Belajar Cuci Tangan, Belajar Lebih Sehat

RS PONDOK INDAH – PONDOK INDAH & PURI INDAH - TELKOMSEL POIN

Health check up rutin adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan Anda. Mengetahui keadaan atau kondisi tubuh sejak dini menjadi sangat penting. Oleh karena itu, health check up perlu rutin dilakukan minimal setahun sekali. Dapatkan potongan Rp. 500.000,- untuk paket pemeriksaan kesehatan Men / Women / Cardiac Screening di Executive Health Check ...

Vol 37