Jangan Khawatir, Kanker Bisa Diobati
18 January 2018

Onkologi adalah bidang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan penyakit yang berhubungan dengan sel-sel abnormal di tubuh kita, salah satunya kanker atau tumor ganas. Sebagai cabang ilmu kedokteran, bedah onkologi memiliki variasi kesulitan yang beragam.

Terapi onkologi terus berkembang, bahkan semakin pesat, dan jenis penyakitnya semakin bertambah. Meski demikian, belum ada pengobatan yang hasilnya paripurna.

Kanker Bisa Diobati

Kanker masih menjadi momok yang menakutkan, dan dianggap sebagai lonceng kematian. Selain bisa kambuh, kanker juga bisa menyebar ke tempat lain. Walau begitu, bukan berarti kanker berujung pada kematian. Pasalnya, kanker bisa diobati. Ber­dasarkan data, dengan pengobatan modern, keber­hasilan penanganan kanker mencapai 70 persen.

Sembuh-tidaknya kanker tergantung pada stadium dan jenis kanker. Pada stadium dini, kemungkinan untuk sembuh semakin besar, dan jika ditemukan pada stadium lanjut, penanganan akan semakin sulit. Selain itu, pengobatannya pun harus tepat, serta ada dukungan dari berbagai pihak, terutama dari kelu­arga pasien dan sekitarnya.

Pentingnya Edukasi dan Deteksi Dini

Meski deteksi dini sangat penting untuk tingkat keberhasilan pengobatan, nyatanya masih banyak masyarakat yang takut memeriksakan diri. Penye­babnya bisa karena takut akan kematian, takut operasi, takut menjalani kemoterapi, dan lainnya.

Kanker yang ditemukan pada stadium 0, tingkat kesembuhannya mencapai 100 persen, 90 persen pada stadium 1, 80 persen pada stadium 2, 60 persen pada stadium 3, serta tidak bisa disembuhkan jika baru ditemukan pada stadium 4. Terbukti jika ditemukan lebih dini, peluang sembuh kanker sangat besar.

Gaya Hidup Sehat dan Kanker

Gaya hidup menjadi faktor penting dalam penyakit kanker. Bahkan, kontribusinya sebesar 30 – 40 persen, selain faktor lain yang belum diketa­hui. Sedangkan faktor keturunan atau genetik perannya hanya 5 persen. Jadi, meskipun tidak memiliki keturunan penderita kanker, bukan berarti Anda aman. Jalani hidup sehat dengan cukup beristirahat, beraktivitas, menjaga pola makan, serta pandangan hidup yang selalu positif.

Tiga Macam Pencegahan Kanker

  • Pencegahan Primer. Mencegah agar tidak terkena kanker dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, olahraga dan menjaga pola makan.
  • Pencegahan Sekunder. Melakukan deteksi dini agar keberadaan kanker bisa diketahui lebih awal.
  • Pencegahan Tertier. Memberikan pengobatan yang tepat jika sudah divonis kanker, agar diperoleh hasil yang maksimal.

Dr. dr. Sonar Soni Panigoro Sp. B (K) Onk, M. Epid, MARS

Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi

RS Pondok Indah - Pondok Indah

Berita Terkini
Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri
Grand Opening RS Pondok Indah - Bintaro Jaya
Pembukaan Unit Extracorporeal Shock Wave Lithotrispy (ESWL)
Berbagi Informasi Kesehatan
Tangkal Campak Dan Rubella Dengan Imunisasi

RS PONDOK INDAH - BINTARO JAYA - PROMO VAKSIN KANKER SERVIKS GARDASIL

Menurut Yayasan Kanker Indonesia, jumlah pengidap kanker di Indonesia naik dari 17,8 juta jiwa (di tahun 2016) menjadi 21,7 juta jiwa (di tahun 2017), dengan kanker serviks sebagai penderita terbanyak. Padahal, kanker ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Berkomitmen untuk menjaga kesehatan Anda, RS Pondok Indah - Bintaro Jaya menyediakan ...

Vol 38