Tindakan Bedah Rahang pada Penderita Maloklusi
05 November 2018

Maloklusi merupakan kontak antara gigi rahang atas dan bawah yang tidak harmonis sehingga susunan gigi tampak tidak beraturan. Keadaan ini umumnya bisa diperbaiki dengan perawatan pemerataan gigi (ortodonti), baik dengan alat yang dapat dilepas maupun alat cekat (fixed appliance)

 

Pada kondisi yang ringan, perawatan ortodonti terlihat sebagai tindakan estetis dengan cara merapikan susunan gigi. Namun, pada kasus kelainan oklusi yang berat, gangguan dapat terjadi pada fungsi pengunyahan dan terjadi ketegangan pada otot-otot wajah sehingga mengakibatkan sakit kepala berulang. Kelainan ini mengakibatkan proses pengunyahan terganggu sehingga kerja lambung menjadi lebih keras karena harus menerima asupan makanan yang belum dikunyah dengan maksimal oleh mulut. Pada kondisi seperti ini, kelainan maloklusi bukanlah sekadar perawatan estetis, tetapi bertujuan untuk memperbaiki kondisi kesehatan seseorang.

 

Perawatan maloklusi tanpa operasi

Keluhan pada susunan gigi yang tidak teratur merupakan alasan utama seseorang melakukan perawatan ortodonti. Cetakan gigi, rontgen panoramik dan sefalometri serta fotografi dari berbagai sudut wajah dan gigi diperlukan sebelum perawatan dilakukan. Analisis dari semua pemeriksaan itu akan ditentukan apakah kelainan susunan gigi (maloklusi) yang ada merupakan kelainan pada gigi saja (dental), atau kelainan pada gigi dan hubungan rahang.

 

Pada maloklusi dental, perawatan maloklusi dirawat oleh dokter gigi spesialis ortodonti tanpa diperlukan pembedahan rahang. Pencabutan gigi atau proses pembedahan dilakukan bila dokter memerlukan ruang yang lebih luas untuk merapikan susunan gigi, seperti gigi bungsu yang tumbuh miring sehingga mendesak gigi di depannya. Terkadang, perawatan ini dilakukan tanpa pencabutan gigi bila ruangan yang ada cukup untuk merapikan posisi gigi.

 

Bedah ortognatik

Istilah ini belum banyak dikenal oleh masyarakat umum, sehingga kelainan fungsi pengunyahan tidak mendapatkan perawatan yang optimal. Umumnya, maloklusi diperbaiki dengan perawatan ortodonti yang dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti, baik dengan alat yang dapat dilepas maupun dengan alat cekat (behel). Perawatan ortodonti mempunyai keterbatasan, karena hanya kelainan hubungan antar gigi saja yang bisa diperbaiki. Bila ada kelainan hubungan rahang maka diperlukan tindakan bedah ortognatik untuk memperbaiki susunan gigi. Tindakan bedah ortognatik bertujuan untuk memperbaiki kelainan skeletal pada rahang.

 

Hasil analisis maloklusi dengan kelainan skeletal diperlukan kerjasama dokter spesialis ortodonti dan spesialis bedah mulut dan maksilofasial untuk rencana perawatan ortodonti pra pembedahan. Perawatan maloklusi skeletal akan berbeda dengan perawatan maloklusi dental. Pada maloklusi skeletal terdapat berbagai variasi, antara lain gigitan terbuka (open bite), gigitan silang (cross bite), posisi dagu yang jauh ke belakang (bird face), posisi rahang bawah yang lebih ke depan dibanding rahang atas, sampai kelainan tertentu, seperti Obstructive Sleep

Apnea (OSA).

 

Persiapan bedah ortognatik

Pemakaian behel yang ditujukan untuk mengatur gigi pada level dan lengkung yang baik, mungkin membutuhkan waktu lebih dari enam bulan perawatan, tergantung dari kondisi maloklusinya. Pada proses ini tidak terlihat perbaikan hubungan rahang atas dan bawahnya, karena yang diperbaiki adalah posisi gigi dan lengkung gigi pada masing-masing rahang.

 

Bedah ortognatik dilakukan apabila masa pertumbuhan telah selesai, untuk perempuan kira-kira umur 17 tahun dan laki-laki antara usia 18-20 tahun. Bila operasi dilakukan pada masa pertumbuhan (14-17 tahun), dikhawatirkan akan terjadi perubahan kembali (shooting at the moving target). Setelah selesai perawatan ortodontipra pembedahan, diperlukan pencetakan gigi, rontgen panoramik dan sefalometri untuk menganalisis jenis operasi yang diperlukan.

 

drg. Abdul Latif, Sp. BM (K)

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut

RS Pondok Indah – Pondok Indah

Berita Terkini
Solusi Minimal Invasive Untuk Penanganan Masalah Kesehatan
Wajah Baru Women & Fetal Diagnostic Center Dan Klinik Anak RS Pondok Indah – Pondok Indah
Mom’s Gathering RS Pondok Indah Group
Deteksi Dini Skoliosis
Hindari Cedera Bahu Dan Kaki Akibat Olahraga

RS PONDOK INDAH GROUP - COMPLIMENTARY NEWBORN PHOTO SESSION BY BABY AXIOO

Peristiwa kelahiran sang buah hati tentunya adalah momen istimewa yang tak terlupakan. Abadikan kenangan terindah momen kelahiran si kecil bersama Baby Axioo. Dapatkan sesi foto dan merchandise cantik dari Baby Axioo, gratis untuk Anda yang melahirkan di semua rumah sakit RS Pondok Indah Group. Penawaran istimewa ini berlaku untuk Anda yang melah...

Vol 40