Bebaskan Pergelangan Tangan dari Nyeri
19 January 2019

Nyeri pada pergelangan tangan akan memberikan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Deteksi yang tepat dan penanganan dini diperlukan untuk menghindarkan Anda dari gangguan tersebut sekaligus mencegah kekambuhan.

Tangan memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari. Tangan dipakai di hampir setiap kegiatan seperti menulis, mengetik, menggenggam, makan, dan lainnya.

Fungsinya yang vital bagi kehidupan manusia didukung oleh kompleksnya struktur persendian tangan yang terdiri dari banyak tulang, ligamen, dan tendon yang saling berhubungan dan berinteraksi. Karena sifatnya yang saling berhubungan, gangguan pada salah satu bagian dapat memberikan pengaruh pada bagian yang lain dan dapat menjadi penyebab nyeri pergelangan tangan.

Rasa nyeri pada pergelangan tangan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. Berdasarkan kasus-kasus yang ditemui, rasa nyeri pada pergelangan tangan biasanya disebabkan beberapa hal berikut.

  1. Cedera.
  2. Sindroma Terowongan Carpal (disebabkan kompresi saraf medianus pada terowongan carpal). Untuk kasus ini, gejalanya berupa nyeri yang disertai baal, kesemutan, serta seperti ditusuk-tusuk. Kondisi ini berhubungan dengan gerakan repetitif seperti mengetik, mencuci dengan tangan, mengulek, dan sebagainya.
  3. De ‘Quarvain (disebabkan peradangan jaringan pembungkus tendon pada sisi ibu jari dan menyebabkan tendon terjepit). Kondisi ini juga disebabkan gerakan repetitif yang melibatkan tendon sisi ibu jari seperti mengangkat bayi dan mencuci baju dengan tangan.
  4. Robekan pada Triangular Fibro Cartilage Complex (TFCC). TFCC merupakan struktur sendi pergelangan tangan pada sisi kelingking yang berfungsi sebagai stabilisator sendi dan bantalan sendi. Gejalanya dapat berupa nyeri pergelangan tangan pada gerakan tertentu (membuka stoples, memutar kenop pintu, mengayunkan stik golf/tongkat, push-up, dan lainnya).
  5. Peradangan sendi (osteoarthritis dan rheumatoid arthritis). Dalam kasus osteoarthritis, tulang rawan mengalami kerusakan secara perlahan. Seiring waktu, tulang akan bertabrakan dan sendi akan terpengaruh. Jika terjadi di bagian tangan, dapat menyebabkan munculnya benjolan dan bengkak di sekitar jari. Pada kasus tertentu, jari-jari tangan akan terlihat bengkok dan muncul benjolan di belakangnya. Sedangkan, rheumatoid arthritis adalah penyakit yang menyebabkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Penyakit ini disebabkan gangguan autoimun. Yang paling sering terkena yaitu tangan, pergelangan tangan, kaki, dan lutut. Rematik dapat mempengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas harian seperti menulis, membuka botol, memakai baju, dan membawa barang.
  6. Nyeri pergelangan tangan setelah berolahraga, seperti weight training atau push up. Rasa nyeri dan tidak nyaman ini dapat disebabkan karena posisi pergelangan tangan yang tidak tepat, overloading dari struktur yang lemah, dan overuse.
  7. Kondisi medis (misal diabetes, obesitas, dan asam urat/gout).

Nyeri pada pergelangan tangan biasanya akan hilang dan sembuh setelah dikompres dingin, beristirahat, dan mengonsumsi obat anti-nyeri. Tetapi, bila rasa nyeri masih menetap, atau bahkan disertai luka terbuka, perubahan bentuk tangan, atau disertai rasa kesemutan, kebas, atau rasa tertusuk, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter. Diagnosa dan terapi yang terlambat dapat mengurangi optimalisasi proses penyembuhan jaringan serta menimbulkan dampak pada fungsi secara jangka panjang.

Selain pemeriksaan dokter, ada beberapa modalitas pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk mendiagnosa nyeri tangan, seperti pemeriksaan fisik, pencitraan (X-ray, CT Scan, MRI, dan USG). Hasil pemeriksaan ini akan menjadi pertimbangan tindakan penanganan yang diberikan.

Bila hasil yang didapat masih meragukan, dapat dilakukan pemeriksaan dengan arthroscopy. Teknik yang memanfaatkan kamera dan instrumen kecil seukuran pensil ini tidak hanya dapat mengevaluasi secara detail struktur anatomis pergelangan tangan, tapi juga dapat memperbaiki masalah pada sendi pergelangan tangan.

Jenis terapi yang dilakukan bergantung pada penyebab serta derajat nyeri. Jenis cedera, tingkat keparahan, dan kondisi umum pasien juga menjadi faktor yang menjadi pertimbangan ketika memilih jenis terapi. Secara umum, berikut terapi yang dapat dilakukan.

  1. Mengistirahatkan tangan yang cedera dan kompres dingin.
  2. Pemberian obat-obat pengurang nyeri (painkiller).
  3. Penggunaan alat bantu berupa splint dan fisioterapi.
  4. Pembedahan (jika terapi obat dan fisioterapi tidak berhasil). Terapi ini biasanya dilakukan pada kasus patah tulang, sindroma terowongan carpal, dan cedera ligamen. Tindakan pembedahan dapat berupa bedah terbuka dan invasi minimal (arthroscopy), tergantung jenis cedera.

Bebaskan pergelangan tangan Anda dari rasa nyeri. Segera tangani ketika rasa nyeri mulai terasa.

 

dr. Oryza Satria, Sp. OT (K)

Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Hand & Microsurgery

RS Pondok Indah – Bintaro Jaya

Berita Terkini
Seminar "Cone Beam Computed Tomography: Digital Dentistry Is The Future"
Solusi Minimal Invasive Untuk Penanganan Masalah Kesehatan
Wajah Baru Women & Fetal Diagnostic Center Dan Klinik Anak RS Pondok Indah – Pondok Indah
Mom’s Gathering RS Pondok Indah Group
Deteksi Dini Skoliosis

RS PONDOK INDAH GROUP - COMPLIMENTARY NEWBORN PHOTO SESSION BY BABY AXIOO

Peristiwa kelahiran sang buah hati tentunya adalah momen istimewa yang tak terlupakan. Abadikan kenangan terindah momen kelahiran si kecil bersama Baby Axioo. Dapatkan sesi foto dan merchandise cantik dari Baby Axioo, gratis untuk Anda yang melahirkan di semua rumah sakit RS Pondok Indah Group. Penawaran istimewa ini berlaku untuk Anda yang melah...

Vol 42