Tingkatkan Kepedulian Terhadap Kanker Payudara, RS Pondok Indah Selenggarakan Charity Run
05 February 2017

Jakarta, 5 Februari 2017 Aktivitas lari telah menjadi salah satu jenis olahraga yang paling populer di kalangan masyarakat urban saat ini. Dengan tujuan untuk memberikan pengalaman lari yang berbeda di kawasan Pondok Indah yang asri, RS Pondok Indah Group menyelenggarakan Charity Run dengan jarak 3K, 5K, dan 10K pada Minggu (5/2) sebagai salah satu bagian dari rangkaian kegiatan peringatan ulang tahunnya yang ke-30. Tak hanya itu, seluruh hasil dari kegiatan Charity Run ini akan didonasikan untuk pemeriksaan mammografi 300 perempuan di kawasan Jabodetabek, bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) yang juga dikenal dengan Pita Pink.

Menurut data Kemenkes tahun 2016, jumlah penderita kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia adalah penderita kanker payudara. Sayangnya, mayoritas penderita justru ditemukan telah berada pada stadium lanjut ketika peluang kesembuhannya lebih kecil akibat keterlambatan diagnosa. Padahal, menurut Globocan 2008 dari National Cancer Institutes, 98 persen pasien kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun apabila terdeteksi sejak dini pada stadium awal dan segera ditangani secara medis. Hanya dua persen pasien kanker payudara stadium lanjut yang dapat bertahan hidup hingga minimal lima tahun. Karena itu, deteksi dini sangat penting untuk melawan kanker payudara dan meningkatkan peluang kesembuhan.

Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, mengatakan, “Kami ingin kepedulian terhadap kanker payudara semakin meluas. Karena itu seluruh biaya pendaftaran peserta yang diterima dari kegiatan ini akan didonasikan untuk deteksi dini kanker payudara bagi 300 perempuan di Jabodetabek. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam meningkatkan kepedulian terhadap kanker payudara melalui kegiatan Charity Run ini. Selain mendukung gaya hidup sehat, para peserta sekaligus berpartisipasi dalam menyebarkan kepedulian terhadap kanker payudara.”

Dokter Yanwar menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari kepedulian RS Pondok Indah Group untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap salah satu penyakit terganas di dunia. Untuk itu, peserta yang ditargetkan tidak hanya masyarakat umum saja, tetapi juga terbuka untuk atlet, penggiat, dan anggota komunitas olahraga lari, pasien, serta dokter RS Pondok Indah Group yang ingin turut berpartisipasi, baik laki-laki maupun perempuan.

Kesamaan visi dan misi untuk menyebarkan pesan sosial peduli kanker payudara kepada masyarakat menjadi salah satu alasan RS Pondok Indah Group sebagai penyedia layanan kesehatan untuk bermitra dengan YKPI. Selama ini, RS Pondok Indah Group telah senantiasa menyuarakan kepeduliannya terhadap kanker payudara melalui kampanye Delapan (Deteksi Berkala Payudara Anda) sejak 2012. Dengan kepedulian yang sama, YKPI juga melakukan berbagai kegiatan penyuluhan dan deteksi dini sejak tahun 2003 sebagai upaya penanggulangan kanker payudara.

Deteksi dini kanker payudara yang dilakukan oleh RS Pondok Indah Group bersama dengan YKPI ini akan menggunakan Unit Mobil Mammografi (UMM) yang memungkinkan peserta untuk mengetahui adanya kelainan pada payudara mereka. Diharapkan awareness para perempuan yang telah menjalani pemeriksaan dan hadir dalam penyuluhan deteksi dini kanker payudara akan meningkat dan mereka dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur.

RS PONDOK INDAH GROUP

“Terima kasih kepada RS Pondok Indah Group yang telah mempercayai YKPI sebagai partner untuk melaksanakan program deteksi dini kanker payudara melalui Unit Mobil Mammografi kami. Semoga dengan adanya kegiatan Charity Run ini, kepedulian masyarakat terhadap kanker payudara bisa bertambah sehingga angka peningkatan jumlah penderita kanker dapat ditekan melalui deteksi dini,” ujar Linda Agum Gumelar, selaku Ketua YKPI.

Linda menambahkan, selama tahun 2015, YKPI telah memeriksa sejumlah 3.427 pasien dengan temuan penderita tumor jinak sebanyak 428 orang (12,5 persen) dan curiga ganas sebanyak 47 orang (1,4 persen). Jumlah persentase ini cenderung mengalami peningkatan pada tahun 2016. Dari total 2.515 pasien yang diperiksa, 370 orang (14,7 persen) didiagnosa mengidap tumor jinak, dan 29 orang (1,2 persen) di antaranya dicurigai mengidap tumor ganas.

Salah satu faktor dominan pengendali angka kematian akibat kanker payudara adalah deteksi dini. Lima puluh persen pasien kanker payudara meninggal dunia karena telat ditangani. Untuk mengalahkan kanker payudara, setiap perempuan perlu melakukan deteksi dini dengan cara SADARI, yaitu Periksa Payudara Sendiri yang dilakukan sebulan sekali. Delapan puluh persen benjolan di payudara dapat ditemukan melalui cara ini.

Mammografi dianggap sebagai salah satu alat deteksi dini kanker payudara yang efektif karena dapat mendeteksi hampir 80% - 90% dari semua kasus kanker payudara. Meskipun menggunakan sinar-X, alat tersebut relatif aman dan minim risiko karena menggunakan dosis radiasi yang relatif rendah (dosis sinar-X yang digunakan umumnya berkisar 0,7 mSv).

Memang selama ini mammografi telah menjadi gold standard dari breast imaging dengan kemampuannya memperlihatkan mikrokalsifikasi yang merupakan bibit perkembangan kanker. Tapi berdasarkan penelitian dan fakta yang berkembang, sebanyak 10 persen dari kasus perempuan dengan dense breast (payudara padat) tidak terlihat. Namun dengan 3D Sonomammogram, kasus tersebut dapat ditanggulangi.

Teknologi medis terkini yang dimiliki oleh RS Pondok Indah Group ini dapat membantu dokter mengobservasi area payudara untuk direkonstruksi dari beberapa arah. Alat ini tidak menggunakan radiasi dan tanpa rasa nyeri.

Kegiatan Charity Run adalah bagian dari komitmen perjalanan 30 tahun RS Pondok Indah Group untuk menyehatkan masyarakat Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kanker payudara, agar siapa pun yang terdiagnosis mengalami kanker payudara memiliki kemungkinan sembuh yang lebih besar.

RS Pondok Indah Group Apresiasi Dedikasi Para Dokter
23 January 2017
Dalam peringatan ulang tahunnya yang ke-30, RS Pondok Indah Group memberikan penghargaan kepada dokter-dokter di RS Pondok Indah-Pondok Indah dan RS Pondok Indah-Puri Indah atas sumbangsih mereka. Ada dua kategori penghargaan yang diberikan, yaitu Star Doctor “OUTSTANDING DEDICATION” Award dan Star Doctor “OUTSTANDING ACADEMIC ACHIEVEMENT” Award.
Baca Berita Selengkapnya
RS Pondok Indah, Yayasan Puspita, Dan Perempuan Untuk Negeri Gelar Khitanan Massal Di Cisarua, Bogor
19 December 2016
Berlokasi di Pesona Alam Resort, Cisarua, Bogor, RS Pondok Indah Group dan Yayasan Puspita bekerja sama dengan Perempuan Untuk Negeri (PUN) mengadakan khitanan massal pada 18 Desember 2016. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan corporate social responsibility (CSR) RS Pondok Indah di bawah naungan Yayasan Puspita.
Baca Berita Selengkapnya
CEO RS Pondok Indah Group Dr. Yanwar Hadiyanto Raih Penghargaan MarkPlus Inc. Industry Marketing Champion 2016
09 December 2016
Chief Executive Officer (CEO) RS Pondok Indah Group dr. Yanwar Hadiyanto, MARS meraih penghargaan sebagai Industry Marketing Champion 2016 untuk sektor rumah sakit atas peran dan semangatnya yang kreatif dan inovatif dalam dunia pelayanan kesehatan. Penghargaan ini diberikan oleh Konsultan Marketing MarkPlus. Inc., di gelaran MarkPlus Conference 2016.
Baca Berita Selengkapnya
Artikel Terkini
Hindari Risiko Gangguan Pendengaran Sejak Dini
Deteksi Kelainan Kromosom Pada Janin
Tips Menjaga Kesehatan Punggung
Waspada Kanker Paru Pada Non-Perokok
Atasi Mual Dan Muntah Saat Hamil

RS PONDOK INDAH – PONDOK INDAH & PURI INDAH - TELKOMSEL POIN

Health check up rutin adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan Anda. Mengetahui keadaan atau kondisi tubuh sejak dini menjadi sangat penting. Oleh karena itu, health check up perlu rutin dilakukan minimal setahun sekali. Dapatkan potongan Rp. 500.000,- untuk paket pemeriksaan kesehatan Men / Women / Cardiac Screening di Executive Health Check ...

Vol 36