Warna gigi bisa saja berubah karena beberapa kondisi, baik kebiasaan yang kurang sehat hingga kondisi medis yang perlu penanganan lebih lanjut. Simak selengkapnya!
Senyum indah yang menampakkan gigi putih, bersih dan tampak cemerlang, menjadi idaman bagi kebanyakan individu. Sayangnya, gigi yang seharusnya berwarna putih gading dapat berubah warna sehingga gigi jadi menguning. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar tubuh.
Memahami penyebab dan cara penanganan perubahan warna gigi dapat membantu Anda mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, bahkan keindahan senyum. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!
Perubahan warna gigi atau tooth discoloration adalah kondisi di mana warna gigi seseorang mengalami perubahan dari warna alami, yakni putih gading, menjadi warna kuning, bahkan kecokelatan. Kondisi ini dapat memengaruhi penampilan seseorang, bahkan menurunkan kepercayaan diri seseorang. Lebih dari penampilan, perubahan warna gigi juga bisa menandakan adanya kondisi medis tertentu.
Baca juga: Gigi Ngilu Bikin Tak Nyaman? Cari Tahu Penyebabnya, Yuk!
Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Secara umum, faktor penyebab perubahan warna gigi dapat dibagi menjadi faktor intrinsik dan ekstrinsik.
Penyebab intrinsik adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh, atau yang memengaruhi struktur gigi secara langsung, meliputi:
Penyebab ekstrinsik adalah faktor yang berasal dari luar tubuh yang berpengaruh pada penampilan gigi.
Baca juga: Waspada! Gigi Berlubang Dapat Sebabkan Penyakit Lainnya, Lho!
Warna gigi alami bervariasi dari putih gading hingga putih kekuningan. Namun, berbagai faktor atau kondisi medis juga dapat menyebabkan munculnya noda kuning, putih, cokelat, bahkan hitam. Selain noda pada gigi, warna gigi juga dapat berubah secara keseluruhan.
Berikut ini adalah beberapa jenis perubahan warna pada gigi yang mungkin terjadi serta faktor penyebabnya:
Gigi kuning atau cokelat merupakan kondisi yang paling umum dikeluhkan. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mungkin menyebabkannya:
Noda atau bercak putih pada permukaan gigi biasanya muncul akibat:
Baca juga: Waspadai Infeksi Endokarditis, Akibat Sakit Gigi
Gigi hitam dapat mengindikasikan adanya masalah dengan kesehatan gigi, seperti:
Meskipun terbilang lebih jarang, berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gigi berwarna kebiruan atau abu-abu:
Baca juga: 11 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut yang Bisa Anda Terapkan
Perubahan warna pada gigi dapat disebabkan oleh banyak faktor, dimulai dari kebiasaan atau pola hidup hingga kondisi yang memerlukan penanganan medis secepatnya. Agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi di RS Pondok Indah ketika Anda mengalami perubahan warna pada gigi.
Pemeriksakan gigi secara rutin perlu dilakukan, terutama bila mengalami perubahan warna disertai dengan gejala yang mencurigakan, seperti:
Baca juga: Apakah Gigi Sakit Boleh Dicabut: Sakit Gigi, Sebaiknya Dicabut Saja?
Pada umumnya, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan lengkap untuk mengetahui penyebab perubahan warna gigi. Setelah menentukan penyebabnya, berikut ini adalah beberapa pendekatan yang dapat dilakukan oleh dokter untuk mengatasi perubahan warna gigi:
Selain dengan penanganan medis dari dokter gigi, penting juga bagi Anda untuk menjaga kebersihan mulut secara mandiri. Tujuannya adalah untuk mencegah perubahan warna gigi bertambah parah sekaligus mencegah berbagai penyakit gigi dan mulut.
Berikut ini adalah berapa upaya menjaga kesehatan mulut yang bisa Anda lakukan:
Perubahan warna gigi, warna gigi yang tidak merata atau menggelap tentu dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang. Namun, jangan langsung putus asa, karena terdapat banyak pilihan perawatan yang dapat mengembalikan keindahan senyuman Anda.
Jadwalkan janji temu dengan dokter gigi di RS Pondok Indah cabang terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan sekaligus saran yang sesuai bagi kondisi gigi dan mulut Anda.
Baca juga: 12 Rekomendasi Makanan untuk Orang Sakit Gigi yang Mudah Dikunyah
Gigi yang tidak sehat biasanya akan menunjukkan warna yang tidak normal, seperti kuning, coklat, abu-abu, bahkan hitam. Perubahan warna pada gigi dapat menjadi indikator kesehatan gigi dan mulut yang perlu diperhatikan.
Meskipun rajin menyikat gigi, beberapa faktor tetap bisa menyebabkan gigi kuning. Salah satunya adalah konsumsi makanan dan minuman berwarna, seperti kopi, teh, atau anggur merah, yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Selain itu, faktor usia dan kebiasaan merokok juga berkontribusi pada perubahan warna gigi.
Gigi yang berwarna coklat di bagian dalam bisa disebabkan oleh kerusakan atau terkikisnya email gigi, penumpukan plak gigi, dan gigi berlubang. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi makanan dan minuman berwarna gelap juga dapat menyebabkan noda coklat pada gigi.
Jika Anda melihat perubahan warna yang mencolok, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Sayangnya, gigi yang sudah berubah warna tidak bisa memutih kembali secara alami. Menjaga kebersihan gigi dan mulut mungkin dapat mengurangi noda pada gigi, tetapi memutihkan gigi hanya bisa dicapai dengan penanganan dari dokter gigi.
Dokter gigi dapat menyarankan perawatan seperti teeth whitening untuk membantu mengembalikan warna gigi. Namun, efektivitas metode ini tergantung pada jenis noda dan kondisi gigi Anda.
Gigi yang berubah warna menjadi abu-abu sulit untuk diputihkan kembali. Perubahan warna ini seringkali disebabkan oleh kerusakan pada gigi. Teeth whitening mungkin dapat dilakukan, tetapi efektivitasnya tergantung pada penyebab dan kondisi gigi Anda.
Untuk mengembalikan gigi yang berwarna abu-abu, dokter gigi mungkin merekomendasikan veneer gigi sebagai solusinya. Jika gigi Anda berwarna abu-abu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan saran perawatan yang sesuai.