Tiga kunci penting untuk kecerdasan janin: nutrisi seimbang, kelola stres, dan hindari zat berbahaya demi perkembangan otak yang optimal.
Memiliki anak yang cerdas dan sehat tentu menjadi impian setiap orang tua. Banyak yang membayangkan si kecil tumbuh menjadi pribadi yang pintar dan sukses, layaknya peserta “Clash of Champions.” Namun, tahukah Anda kecerdasan anak ternyata sudah dapat dipupuk sejak mereka masih dalam kandungan. Bukan hanya setelah lahir atau saat mulai sekolah, sejak masa kehamilan pun, perkembangan otak si kecil sudah dimulai.
Untuk membantu calon ibu mempersiapkan anak yang cerdas, ada beberapa hal penting yang dapat diperhatikan. Anggap saja seperti membangun rumah kokoh—fondasinya adalah nutrisi dan lingkungan yang sehat.
Ada konsep yang disebut Fetal Origins of Adult Disease (FOAD), yang artinya kondisi selama dalam kandungan dapat memengaruhi kesehatan anak hingga dewasa nanti. Bukan hanya fisiknya, tetapi juga otaknya. Jadi, nutrisi yang ibu konsumsi dan stres yang dirasakan ibu saat hamil dapat berdampak secara jangka panjang pada anak. Misalnya, jika ibu kurang nutrisi tertentu, otak janin berisiko tidak berkembang optimal, yang nantinya dapat memengaruhi kemampuan belajarnya.
Baca juga: Stimulasi Dini untuk Tumbuh Kembang Optimal di Periode Emas
Ini sangat penting, karena semua nutrisi yang dibutuhkan janin untuk perkembangan otak dan organ lainnya berasal dari makanan yang dikonsumsi ibu.
Stres yang berlebihan pada ibu dapat mengganggu perkembangan otak janin. Jadi, yuk, rileks dan hindari stres berlebih.
Hindari rokok, alkohol, dan bahan kimia yang dapat membahayakan janin. Paparan zat-zat ini dapat sebabkan gangguan pada aliran darah ke otak janin dan menyebabkan kerusakan.
Baca juga: Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Janin, Nutrisi Apa Saja yang Dibutuhkan?
Jika ingin anak cerdas dan sehat, siapkan “fondasi” yang kuat selama kehamilan. Nutrisi adalah “beton dan besi” bagi perkembangan otak janin, sementara stres dan zat berbahaya adalah “kayu rapuh” yang dapat melemahkan fondasi tersebut. Dengan nutrisi dan lingkungan yang baik, Anda dapat membantu membangun masa depan yang cerah bagi si kecil.
Jadi, siapkah Anda membangun fondasi masa depan anak sejak dalam kandungan?